SEJARAH

SEJARAH DISTRIK NAVIGASI KELAS II BENOA

Sesuai UU RI No.17 Tahun 2008 tentang Pelayaran “Kenavigasian” adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran, Telekomunikasi Pelayaran, Hidrografi dan Meteorology, alur dan pelintasan, pengerukan dan reklamasi, pemanduan, penanganan kerangka kapal, salvage dan pekerjaan bawah air untuk kepentingan keselamatan pelayaran kapal, sedangkan “Navigasi” adalah proses mengarahkan gerak kapal dari satu titik ke titik yang lain dengan aman dan lancar serta untuk menghindari bahaya dan/atau rintangan pelayaran.

Sebagaimana Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM.30 Tahun 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Distrik Navigasi, Distrik Navigasi adalah Unit Pelaksana Teknis (UPT) dibidang Kenavigasian dilingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Perhubungan Laut.

Distrik Navigasi Kelas II Benoa berdiri pada tahun 1975, yang sebelumnya Distrik Navigasi Kelas II Benoa bernama Saker dan menjadi satu di Sabandar. Tahun 1975 dibentuk kontor Distrik Navigasi Kelas II Benoa dengan Kadisnav yang pertama bernama Suryadi. Menara suar yang sudah berdiri meliputi Menara Suar Pengambengan, Menara Suar Ampenan, Menara Suar Buleleng dan Menara Suar Lembongan serta terdapat Rambu Suar Pulau Medang.

DAFTAR PIMPINAN

DAFTAR KEPALA DISTRIK NAVIGASI KELAS II BENOA

No Nama Kadisnav Tahun Penempatan
1 Suryadi Kadisnav I Tahun 1975 - 1980
2 Sutadji Kadisnav II Tahun 1980 - 1983
3 Sriwaluyo Kadisnav III Tahun 1983 - 1984
4 Jaelani Kadisnav IV Tahun 1984
5 Sanjoto Kadisnav V Tahun 1985 - 1990
6 Sentot B. Ismoyo Kadisnav VI Tahun 1990 - 1996
7 Edy T. E. Lengkey Kadisnav VII Tahun 1996 - 2004
8 Ir. Nyoman Sukayadnya, MM Kadisnav VIII Tahun 2004-2010
9 Ir. Supardi Kadisnav IX Tahun 2010 - 2012
10 Taufix Mansyur, SE Kadisnav X Tahun 2012 - 2014
11 Ir. Andi Hartono Kadisnav XI Tahun 2014 - 2015
12 Sudarwedi, SE., MM Kadisnav XII Tahun 2015 - 2017
13 Ir. Zahara Saputra Kadisnav XIII Tahun 2017 - 2019
14 Saham Amir Syarif,SE., MM Kadisnav XIV Tahun 2019 - 2021
15 Azhar Karim,SH.,S.PD.,MM Kadisnav XV Tahun 2021 - Sekarang

VISI DAN MISI

Visi

Terwujudnya keselamatan dan keamanan pelayaran serta perlindungan lingkungan maritim di perairan Indonesia.

Misi

1. Mewujudkan ruang perairan dan alur pelayaran yang aman, selamat dan lancar bagi lalulintas pelayaran;

2. Mewujudkan keandalan dan kecukupan sarana prasarana kenavigasian;

3. Mewujudkan sumber daya manusia yang profesional, memiliki wawasan kebangsaan dan integritas yang tinggi;

4. Meningkatkan pelayanan kenavigasian melalui pengembangan manajemen, serta pemanfaatan teknologi tepat guna.

TUGAS DAN FUNGSI

Tugas dan Fungsi Distrik Navigasi Kelas II Benoa

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor: Km 30 Tahun 2006 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Distrik Navigasi

Tugas

Distrik Navigasi mempunyai tugas melaksanakan perencanaan, pengoperasian, pengadaan, dan pengawasan sarana bantu navigasi pelayaran, telekomunikasi pelayaran, serta kegiatan pengamatan laut, survei hidrografi, pemantauan alur dan perlintasan dengan menggunakan sarana instalasi untuk kepentingan keselamatan pelayaran.

Fungsi

  1. Penyusunan rencana dan program pengoperasian, serta pengawasan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran, Telekomunikasi Pelayaran, Kapal Negara Kenavigasian, Fasilitas Pangkalan, Bengkel, Pengamatan Laut dan Survey Hidrografi serta Pemantauan Alur dan Perlintasan;
  2. Penyusunan rencana kebutuhan dan pelaksanaan pengadaan, penyimpanan, penyaluran dan penghapusan perlengkapan dan peralatan untuk Sarana Bantu Navigasi Pelayaran, Telekomunikasi Pelayaran, Kapal Negara Kenavigasian, Fasilitas Pangkalan, Bengkel, Pengamatan Laut dan Survey Hidrografi, serta Pemantauan Alur dan Perlintasan;
  3. Pelaksanaan program pengoperasian dan pemeliharaan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran, Telekomunikasi Pelayaran, Kapal Negara Kenavigasian, dan Fasilitas Pangkalan serta Bengkel;
  4. Pelaksanaan Pengamatan Laut dan Survey Hidrografi, serta Pemantauan Alur dan Perlintasan;
  5. Pelaksanaan urusan logistik;
  6. Pelaksanaan analisis dan evaluasi pengoperasian, pengawakan dan pemeliharaan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran, Telekomunikasi Pelayaran, Kapal Negara Kenavigasian, Fasilitas Pangkalan, Bengkel, Pengamatan Laut, Survey Hidrografi, serta Pemantauan Alur dan Perlintasan;
  7. Pelaksanaan urusan keuangan, kepegawaian, ketatausahaan, kerumahtanggaan, hubungan masyarakat, pengumpulan dan pengolahan data, dokumentasi serta penyusunan laporan.